JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk resmi mengakuisisi saham PT Bank Rabobank International Indonesia (Rabobank Indonesia) dari Grup Rabobank senilai Rp397 miliar. Transaksi ini mengikuti rencana Grup Rabobank untuk menghentikan operasional di Indonesia sejalan dengan perubahan pada strategi global grup.
Akuisisi ini ditandai dengan penandatangan perjanjian jual beli bersyarat (Conditional Sale and Purchase Agreement atau CSPA) antara kedua pihak pada 11 Desember 2019 lalu, yang tunduk pada persetujuan OJK.
Baca Juga: 7 Fakta BCA Caplok Rabobank, Mulai Terealisasi Kuartal III-2020
Direktur BCA Vera Eve Liem mengatakan, rencananya Rabobank akan dimerger dengan satu anak usaha yang bergerak di bidang perbankan yakni Bank BCA Syariah. Rabobank saat ini memiliki pembiayaan sekitar Rp1,4 triliun.
"Rencananya dilakukan awal tahun depan. Rabobank akan kami merger dengan BCA Syariah, modal Rabobank sebenarnya saat ini masih cukup bagus senilai Rp384 miliar," katanya dalam paparan virtual di Jakarta Jumat.