Rugi Rp11 Triliun, Pertamina Bisa Balikkan Jadi Untung di Akhir Tahun?

Fadel Prayoga, Jurnalis
Senin 31 Agustus 2020 13:25 WIB
Pertamina (Foto: Okezone)
Share :

Dia menambahkan, dengan adanya penurunan pendapatan yang signifikan, maka laba juga turut tertekan. Pada pada Januari 2020, Pertamina masih membukukan laba bersih positif USD87 juta. Namun memasuki 3 bulan selanjutnya, mulai mengalami kerugian bersih rata-rata USD500 juta per bulan.

Melihat tren negatif itu, lanjut dia, Pertamina menjalankan strategi dari berbagai aspek baik operasional maupun finansial, sehingga laba bersih pun beranjak naik sejak Mei sampai Juli 2020 dengan rata-rata sebesar USD350 juta setiap bulannya. Pencapaian positif ini akan terus mengurangi kerugian yang sebelumnya telah tercatat.

"Mulai Mei berlanjut Juli, dan ke depannya, kinerja makin membaik. Dengan Laba Bersih (unaudited) di Juli sebesar USD408 juta, maka kerugian kumulatif sampai dengan Juli dapat ditekan dan berkurang menjadi USD360 juta atau setara Rp5,3 Triliun. Dengan memperhatikan tren yang ada, kami optimistis kinerja akan terus membaik sampai akhir tahun 2020,” katanya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya