JAKARTA - Pandemi Covid-19 tidak menyurutkan minat investor di pasar modal syariah Indonesia. Adapun jumlah investor di pasar modal syariah berhasil meningkat 20% per Agustus 2020 secara year on year (yoy).
"Alhamdulillah meskipun sedang pandemi pasar modal syariah Indonesia tumbuh cukup lumayan, dari sisi jumlah investor tumbuh sekitar 20% lebih, sekarang per Agustus kemarin ada sekitar 78.000 investor," ujar Kepala Divisi Pasar Modal Syariah Bursa Efek Indonesia (BEI), Irwan Abdalloh dalam acara Market Review IDX Channel, Kamis (24/9/2020).
Baca Juga: Waktu Perdagangan Efek Utang dan Sukuk Berubah, Berikut Jadwalnya
Irwan menambahkan, dari sisi aktivitas transaksi di pasar modal syariah juga menunjukkan hal positif, hal ini seperti data yang dimiliki BEI yang menunjukkan adanya peningkatan aktivitas transaksi per Agustus lalu.
"Sekarang itu jumlah investor melakukan aktivitas transaksi lebih tinggi daripada tahun kemarin year on year, Agustus 2020 dengan Agustus 2019. Semuanya menunjukkan transaksi yang lebih tinggi, di saat indeks turun justru transaksi luar biasa," kata dia.
Meningkatnya jumlah transaksi di pasar modal syariah Tanah Air turut menjadi perhatian BEI. Setidaknya, ada tiga hal yang diperhatikan BEI terkait meningkatnya tingkat transaksi.