JAKARTA - Sinyal resesi ekonomi semakin jelas bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sebab, laju perekonomian diperkirakan kembali negatif pada kuartal III-2020 setelah terkontraksi 5,32 persen pada kuartal II 2020.
Lantas bagaimana sikap yang harus dilakukan para investor dalam menghadapi gejolak ekonomi tersebut?
Baca juga: IHSG Diprediksi Melemah di Kisaran 4.778-4.975, Cek Rekomendasi Sahamnya
Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, bila seseorang masih mempercayai bahwa saham merupakan produk investasi yang menghasilkan maka harus mengubah kebiasaannya. Misalnya, yang semula bermain dalam waktu jangka panjang, baiknya diubah untuk ke periode yang lebih pendek.
"Perketat batasan Stop-loss dan lakukan trading dengan jangka yang lebih pendek," kata Lanjar saat dihubungi, Sabtu (26/9/2020).