Sebelumnya, Fetty menjelaskan bahwa pemugaran Gedung tak akan menghilangkan cagar budaya yang dahulu sudah pernah ada. Dia bilang, nilai-nilai sejarah akan tetap dipertahankan dan menjadi kekuatan tersendiri bagi Sarinah. Salah satunya, kolam pantul yang akan menjadi objek bagi para turis-turis untuk datang melihat ikon bersejarah tersebut.
“Misalnya ada kolam pantul adalah memunculkan kembali cagar budaya atau histori yang sudah ada di Sarinah sebelumnya. Turis-turis untuk datang melihat heritage tersebut,” ujarnya.
Dia menambahkan, pihaknya juga akan membangun museum sejarah berdirinya Gedung Sarinah. Nantinya, para wisatawan atau pelancong yang berbelanja pun bisa melihat keunikan dan cerita bersejarah saar awal-awal bangunan itu didirikan.
“Museum Sarinah yang nanti kami akan bangun dengan relieve sejarah dan momentum tahun 1960 itu menjadi edukasi yang juga bisa kita kaitkan dengan gerakan lokalitas, sehingga mereka bisa semakin mengenali Indonesia dan semakin mencintai produk lokal dan histori kita,” kata dia.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)