IHSG Diprediksi Melemah, Cek Rekomendasi Saham Berikut

Aditya Pratama, Jurnalis
Rabu 07 Oktober 2020 07:30 WIB
IHSG (Foto: Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan melemah hari ini. Adapun indeks akan bergerak di kisaran 4.975-5.097.

Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, berdasarkan indikator, MACD berhasil membentuk pola golden cross di area negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI bergerak ke atas di area netral.

"Meskipun demikian, terlihat pola bearish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG sehingga berpotensi menuju ke support terdekat," ujar Nafan dalam risetnya, Rabu (7/10/2020).

 

Berdasarkan rasio fibonacci, support dan resistance berada pada 4.975,54 hingga 5.097,14.

IHSG sebelumnya ditutup menguat 0,82% ke 4.999, terdapat 281 saham menguat, 129 saham melemah dan 170 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp7,1 triliun dari 12,8 miliar lembar saham yang diperdagangkan.

 

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut;

ASRI

Daily (111) (RoE: -10.62%; PER: -2.14x; EPS: -52.30; PBV: 0.23x; Beta: 1.8): Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada level 109 – 111, dengan target harga secara bertahap di level 119, 124, 144, 164 dan 182. Support: 103.

INTP

Daily (10600) (RoE: 3.95%; PER: 43.79x; EPS: 254.06; PBV: 1.72x; Beta: 1.37): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 10300 – 10600, dengan target harga secara bertahap di level 11075, 11625, 12050 dan 13900. Support: 10200.

ISAT

Daily (2040) (RoE: -5.16%; PER: -16.31x; EPS: -126.34; PBV: 0.85x; Beta: 1.88): Terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 2020 – 2040, dengan target harga secara bertahap di level 2110, 2370, 2630 dan 2890. Support: 1975.

MEDC

Daily (356) (RoE: -15.81%; PER: -3.26x; EPS: -109.12; PBV: 0.43x; Beta: 2.61): Terlihat pola morning star candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 344 – 356, dengan target harga secara bertahap di 370, 384, 444, 505, 560 dan 620. Support: 326.

PWON

Daily (352) (RoE: 5.59%; PER: 17.58x; EPS: 20.02; PBV: 0.98x; Beta: 1.62): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada level 342 – 352, dengan target harga secara bertahap di 374, 438, 500 dan 565. Support: 342 & 312.

WSBP

Daily (145) (RoE: 0.15%; PER: 357.50x; EPS: 0.40; PBV: 0.55x; Beta: 1.9): Terlihat pola long white closing marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 140 – 145, dengan target harga secara bertahap di level 150, 163, 216, 270 dan 324. Support: 134 & 109.

WSKT

Daily (540) (RoE: -8.66%; PER: -3.32x; EPS: -161.04; PBV: 0.29x; Beta: 2.66): Terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 520 - 540, dengan target harga secara bertahap di level 565, 580 dan 650. Support: 510 & 476.

WTON

Daily (232) (RoE: 2.21%; PER: 27.32x; EPS: 8.42; PBV: 0.60x; Beta: 1.6): Terlihat pola bullish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 224 – 232, dengan target harga secara bertahap di level 236, 250, 260, 290, 310, 360 dan 408. Support: 212.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya