Wall Street Anjlok Menanti Kepastian Stimulus Ekonomi AS

Taufik Fajar, Jurnalis
Selasa 20 Oktober 2020 07:06 WIB
saham (Shutterstock)
Share :

NEW YORK - Wall Street ditutup anjlok pada perdagangan Senin (19/10/2020) waktu setempat. Hal ini dikarenakan ketidakpastian akan stimulus ekonomi AS mendekati deadline.

Seperti diketahui, bursa saham AS terkoreksi karena menjelang tenggat waktu utama yang ditetapkan oleh Ketua DPR Nancy Pelosi untuk mencapai kesepakatan tentang stimulus virus korona baru sebelum pemilihan. Sementara kasus Covid-19 meningkat pun menambah sentimen negatif tersebut.

 Baca juga: Wall Street Mixed, Investor Cermati Data Penjualan Ritel

Melansir CNBC.com, Jakarta, Selasa (20/10/2020), Dow Jones Industrial Average ditutup anjlok 410,89 poin atau 1,4%, pada 28.195,42. Sebelumnya pada hari itu, rata-rata 30 saham naik lebih dari 100 poin. S&P 500 turun 1,6% menjadi ditutup pada 3.426,92 dan Nasdaq Composite mundur 1,7% menjadi 11.478,88.

Baik Dow dan S&P 500 mengalami hari terburuk sejak 23 September. Nasdaq membukukan kerugian satu hari terbesar sejak 2 Oktober. Itu juga mencatat penurunan lima hari berturut-turut pertama sejak Agustus 2019.

 Baca juga: Wall Street Loyo, Investor Cemas Stimulus Tak Cair

Saham Big Tech berkontribusi terhadap penurunan tersebut. Alphabet, Microsoft, Apple dan Amazon semuanya turun setidaknya 2% bahkan Facebook merosot 1,7%. Energi dan teknologi adalah sektor S&P 500 dengan kinerja terburuk, masing-masing turun 2,1% dan 1,9%.

Pelosi, D-Calif., Memberi waktu 48 jam kepada pemerintahan Trump untuk mencapai kesepakatan bantuan sebelum pemilihan 3 November. Pelosi dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin juga dijadwalkan untuk berbicara Senin sore.

Namun, The Washington Post melaporkan, mengutip sumber, bahwa kesepakatan antara Pelosi dan pemerintah tidak "kedengarannya dalam waktu dekat". Berita tersebut mengirim nilai rata-rata utama ke posisi terendah hari ini.

“Kami akan terus menjadi sangat sensitif terhadap pembicaraan apa pun yang berkaitan dengan stimulus,” Scott Wren, ahli strategi pasar global senior di Wells Fargo Investment Institute, mengatakan kepada "Closing Bell" CNBC. “Cara kami rally [dari posisi terendah Maret] adalah dengan mengharapkan berita siklus yang lebih baik dalam hal vaksin, Federal Reserve menjadi sangat mudah dan stimulus [fiskal].”

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya