JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengungkapkan bahwa perbankan sangat sulit memberikan pembiayaan kredit bagi pelaku budidaya hasil laut. Seperti budidaya udang dengan hanya optimalisasi tambak.
"Saya pernah diskusi dengan OJK tentang kenapa pelaku budidaya lewat tambak susah dapatkan pinjaman uang oleh Bank," ujar dia dalam acara kegiatan kerja sama antara BRSDM dengan BLU-LPMUKP secara virtual, Senin (26/10/2020).
Baca Juga: Sah! OJK Perpanjang Relaksasi Restrukrisasi Kredit Selama Setahun
Menurutnya, pembudidaya bisa mendapatkan pinjaman dengan syarat jaminannya bukan tambak. Tapi jaminan rumah dan Aset pribadinya. Maka hal ini tidak ada korelasinya sama sekali.
"Saya sampaikan juga, kenapa orang bikin kebun yang ratusan ribu hektar langsung bisa dapat pinjaman dari Bank. Dengan jaminannya kebun tersebut. Sedangkan pelaku budidaya kenapa tidak tambak yang menjadi jaminan," ungkap dia.
Dia juga menjelaskan tambak khususnya budidaya udang juga punya nilainya. Seperti, pembuatan tambak itu tidak mudah dan harus bisa mengatur pengolahan limbahnya. Kemudian pengaturan air tangkapan baru.
"Jadi kita bisa klaim ke dunia bahwa hasil udang yang kita jual ke pasar Internasional ada hasil udang yang benar-benar mengikuti kaidah lingkungan yang benar," tandas dia.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)