"Saya sampaikan juga, kenapa orang bikin kebun yang ratusan ribu hektar langsung bisa dapat pinjaman dari Bank. Dengan jaminannya kebun tersebut. Sedangkan pelaku budidaya kenapa tidak tambak yang menjadi jaminan," ungkap dia.
Dia juga menjelaskan tambak khususnya budidaya udang juga punya nilainya. Seperti, pembuatan tambak itu tidak mudah dan harus bisa mengatur pengolahan limbahnya. Kemudian pengaturan air tangkapan baru.
"Jadi kita bisa klaim ke dunia bahwa hasil udang yang kita jual ke pasar Internasional ada hasil udang yang benar-benar mengikuti kaidah lingkungan yang benar," tandas dia.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)