Penjualan Meningkat 29%, Mark Dynamics Cetak Rp344 Miliar di Kuartal III

Fahmi Achmad, Jurnalis
Sabtu 31 Oktober 2020 11:13 WIB
Mark Dynamics cetak penjualan Rp344 miliar di kuartal III 2020. (Foto: rawpixel)
Share :

Dengan naiknya permintaan pasar dan guna memenuhi permintaan yang selalu meningkat tersebut, Perseroan pun berupaya untuk meningkatkan kapasitas produksinya dengan membangun pabrik baru kedua di desa Dalu, Tanjung Morawa. MARK direncanakan akan menambah kapasitas produksi di 2021 menjadi sekitar 1,1 juta unit per bulan. Kapasitas produksi bahkan akan ditingkatkan hingga mencapai 1,8 juta unit per bulan pada awal 2022.

Ridwan Goh menyampaikan bahwa kapasitas diproyeksikan akan tumbuh dengan CAGR sebesar lebih dari 44% hingga 2022 sesuai dengan proyeksi permintaan pasar. Sehubungan dengan pembangunan pabrik baru, MARK akan melakukan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp150 miliar.

Angka ini sudah mencakup biaya untuk mendirikan bangunan, pembelian mesin serta instalasi mesin. Untuk pabrik baru tersebut direncanakan mulai ground breaking pada kuartal IV 2020 ini, sedangkan untuk bangunan fisik diperkirakan akan selesai pada kuartal I 2021.

Dengan kinerja perseroan yang positif pada kuartal III ini, Ridwan Goh pun yakin bahwa penjualan dan laba MARK tahun ini akan jauh melampaui target awal perseroan, proyeksi secara year on year (yoy), penjualan meningkat sebesar 40% dibanding tahun lalu atau setara dengan kurang lebih Rp507,71 miliar dan kenaikan laba bersih sebesar 56% atau setara dengan Rp137,54 miliar. Penjualan MARK tercatat sebesar Rp361,54 miliar di 2019 dan laba bersih sebesar Rp88 miliar.

Pada 2021, Perseroan menargetkan penjualan sebesar Rp879,4 miliar yaitu kenaikan sebesar 72% dari proyeksi penjualan di 2020 dan laba sebesar Rp227,7 miliar yaitu kenaikan sebesar 66% dari proyeksi laba di 2020. Pada 2022, Perseroan menargetkan penjualan sebesar Rp1,2 triliun yaitu kenaikan sebesar 46% dari proyeksi penjualan 2021 dan laba sebesar Rp 362,7 miliar yaitu kenaikan sebesar 59% dari proyeksi laba tahun 2021.

“Memang peningkatan ini cukup agresif karena diiringi oleh permintaan pasar yang juga meningkat pesat,” jelas Ridwan Goh.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya