JAKARTA - Menjelang pemilihan presiden Amerika Serikat menjadi sentimen bagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Pasalnya, IHSG terus menghijau pada hari ini.
Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee menilai, menguatnya indeks mengikuti pasar yang ada di AS dan Eropa. Hal itu dipengaruhi dari beberapa prediksi yang menyatakan bahwa pemilu presiden AS akan dimenangkan dari Partai Demokrat, yaitu Joe Biden.
Baca juga: IHSG Merangkak Naik hingga 0,68% ke 5.150 Jeda Siang Ini
"Saat ini Joe Biden memimpin cukup baik, jadi ada ekspektasi bahwa pemilu di sana tidak ada konflik sehingga berdampak positif pada pasar," Katanya dalam Market Opening IDX Channel, Selasa (3/11/2020).
Dia menjelaskan, pemilu AS sangat mempengaruhi pasar dan ekonomi dunia. Jika pemilu berjalan dengan baik, tentunya akan memberikan efek positif pada indeks saham.
Baca juga: IHSG Diprediksi Rebound, Berikut 11 Rekomendasi Saham Hari Ini
"Siapa pun yang terpilih nanti akan mempengaruhi saham - saham yang ada di dunia termasuk pasar saham di tanah air," terangnya.
Selain itu pasar juga menunggu stimulus fiskal yang tertundah akibat pemilu. Seandainya terjadi konflik pemilu maka stimulus tersebut akan tertunda lagi, sehingga akan menekan perekonomian dan berdampak pada pasar.
"Stimulus ini sangat dibutuh oleh perekonomian di AS," tandasnya.
(Fakhri Rezy)