Luar Biasa Besar Pasar Modal Syariah RI

Aditya Pratama, Jurnalis
Senin 30 November 2020 11:36 WIB
Syariah (Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Indonesia memiliki potensi luar biasa di segmen pasar modal syariah. Hal ini diperkuat dengan fakta bahwa Indonesia merupakan 13% populasi muslim di dunia dan 87% dari penduduk di Indonesia.

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Inarno Djajadi mengatakan, dengan potensi-potensi yang ada dan salah satu negara muslim terbesar di dunia harus dapat mendorong pasar modal syariah.

 Baca juga: Bocoran Pengembangan Pasar Modal Syariah hingga 2024

"Kalau kita lihat total kontribusi total aset terhadap PDB, total aset pasar modal syariah 2019 itu adalah 29%, kapitalisasi saham syariah 2019 terhadap PDB kontribusinya sebesar 24%. Saya yakin kontribusi tersebut terhadap PDB kedepannya saya yakin akan jauh meningkat secara gradual," ujar Inarno dalam Webinar Syariah Series KAFEGAMA 2020, Senin (30/11/2020).

Inarno menambahkan, perkembangan pasar modal syariah di Tanah Air cukup bagus dan naik secara signifikan. Pihaknya bersama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) terus berkoordinasi dalam melakukan seleksi saham yang termasuk dalam kategori saham syariah yang tertuang dalam daftar saham efek syariah (DES).

 Baca juga: Potret Kemajuan Pasar Modal Syariah Indonesia

"Saat ini kami catatkan sebesar 451 saham syariah di BEI out off 708 efek yang listed di BEI. Kalau kita lihat dari kapitalisasi pasar saham syariah mencapai 51% atau Rp3.302 triliun out off Rp6.475 triliun kapitalisasi pasar keseluruhan," katanya.

Dilihat secara statistik, Inarno menyampaikan bahwa transaksi saham syariah Indonesia per tahunnya mencapai 61 persen dari total transaksi di BEI. Jumlah investor syariah juga tumbuh konsisten, dimana sampai 2020 sudah mencapai 81.413 single investor identification (SID), dimana kenaikannya cukup bagus jika dilihat dari tahun 2016 di angka 12.283 SID atau tumbuh 563% dibandingkan dari 2016, rata-rata per tahun 63 persen.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya