8 Fakta IHSG Sepekan Perkasa Meski Berakhir Merah

Fadel Prayoga, Jurnalis
Minggu 06 Desember 2020 06:37 WIB
Saham (Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat Pasar Modal Indonesia selama periode sepekan dari 30 November sampai dengan 4 Desember 2020 mengalami pergerakan yang positif. Namun pada penutupan perdagangan, Jumat 4 Desember 2020 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 12,46 poin atau 0,2% ke 5.810,48 atau 5.810.

Berikut fakta pergerakan IHSG selama periode 23-27 November 2020 berdasarkan data BEI:

 Baca juga: IHSG Masih Lesu, Ditutup Turun 0,4% ke 5.801 Jeda Siang Ini

1. IHSG Dalam Sepekan Naik 0,47%

IHSG pun mengalami peningkatan 0,47 persen dan berada pada level 5.810,483 dari posisi 5.783,335 pada penutupan pekan lalu.

2. Berakhir Melemah pada akhir pekan

IHSG pada Jumat 4 Desember 2020 ditutup turun 12,46 poin atau 0,2% ke 5.810,48 atau 5.810. Adapun terdapat 201 saham menguat, 294 saham melemah dan 185 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp9 triliun dari 14,69 miliar lembar saham yang diperdagangkan.

3. Kapitalisasi Pasar Meningkat 0,55%

Data kapitalisasi pasar bursa pekan ini meningkat sebesar 0,55 persen menjadi Rp6.758,210 triliun dari Rp6.720,947 triliun pada pekan yang lalu.

 Baca juga: Mau Cuan di Akhir Tahun? Coba Lirik Saham Ini

4. Volume Transaksi Meningkat Signifikan

Pada pekan ini peningkatan tertinggi terjadi pada rata-rata volume transaksi, yang meningkat signifikan sebesar 60,54 persen menjadi 29,245 miliar saham dari 18,217 miliar saham pada pekan yang lalu.

5. Rata-Rata Nilai Transaksi Harian

Peningkatan tertinggi selama sepekan ini terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian selama sepekan yang meningkat sebesar 32,26 persen atau menjadi Rp19,680 triliun dari Rp14,880 triliun pada penutupan pekan lalu.

6. Rata-rata Volume Transaksi

Sedangkan rata-rata volume transaksi mengalami perubahan sebesar 6,34 persen menjadi 27,390 miliar saham dari 29,245 miliar saham pada pekan yang lalu.

7. Investor Asing Catatkan Aksi Jual Bersih

Investor asing pada pekan ini mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp84,48 miliar, sedangkan sepanjang tahun 2020 mencatatkan jual bersih sebesar Rp44,514 triliun.

8. Pekan Ini Terjadi 2 Pencatatan obligasi di BEI

Pada pekan ini terdapat 2 pencatatan obligasi di PT BEI, yang pertama pada Senin 30 November 2020, Obligasi Berkelanjutan I J Resources Asia Pasifik Tahap VI Tahun 2020 yang diterbitkan oleh PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) mulai dicatatkan di BEI dengan nilai nominal sebesar Rp415.260.000.000,-.

Hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk Obligasi adalah idA (Single A). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Kemudian pada Kamis 3 Desember 2020, Obligasi Berkelanjutan IV Tower Bersama Infrastruktur Tahap II Tahun 2020 yang diterbitkan oleh PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG) mulai dicatatkan di BEI dengan jumlah dana Obligasi sebesar Rp750.000.000.000,-.

Hasil pemeringkatan dari PT Fitch Ratings Indonesia (Fitch) untuk Obligasi adalah AA+idn (Double A Plus). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Total emisi Obligasi dan Sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2020 adalah 96 Emisi dari 58 Emiten senilai Rp75,64 triliun.

Dengan kedua pencatatan tersebut pada pekan ini, maka total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 467 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp424,85 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 127 Emiten. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 132 seri dengan nilai nominal Rp3.729,99 triliun dan USD400 juta. EBA sebanyak 10 emisi senilai Rp7,17 triliun.

(Fakhri Rezy)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya