Harga Minyak Mentah Jatuh Imbas Ketegangan China-AS

Antara, Jurnalis
Selasa 08 Desember 2020 07:57 WIB
Minyak Mentah (Shutterstock)
Share :

NEW YORK - Harga minyak mentah jatuh sekitar satu persen pada akhir perdagangan Senin (7/12/2020) waktu setempat. Kejatuhan tersebut dikarenakan melonjaknya kasus virus corona dan meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan China merusak dampak positif dari kesepakatan OPEC+ tentang pembatasan produksi.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Februari turun 46 sen atau 0,9%, menjadi ditutup di USD48,79 per barel. Minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Januari turun 50 sen atau 1,1% menjadi menetap di USD45,76 per barel.

 Baca juga: Harga Minyak Mentah Naik, Brent Dekati USD50/Barel

​​​​​​​Untuk pekan yang berakhir Jumat (4/12/2020), WTI dan Brent masing-masing naik 1,6% dan 2,1%, berdasarkan kontrak bulan depan mereka.

Harga minyak berada di bawah tekanan setelah Reuters secara eksklusif melaporkan bahwa Amerika Serikat sedang bersiap untuk menjatuhkan sanksi kepada setidaknya selusin pejabat China atas dugaan peran mereka dalam diskualifikasi Beijing terhadap legislator oposisi terpilih di Hong Kong.

 Baca juga: Target Minyak 1 Juta Barel/Hari, Sri Mulyani: Tidak Mudah

Meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan China, konsumen minyak terbesar dunia, telah berulang kali membebani pasar dalam beberapa tahun terakhir.

China, importir minyak mentah terbesar dunia, telah membantu mendukung harga minyak mentah tahun ini. Dalam 11 bulan pertama tahun ini, China mengimpor total 503,92 juta ton atau 10,98 juta barel per hari, naik 9,5 persen dari tahun sebelumnya.

Impor minyak November negara itu naik dari bulan sebelumnya, data dari Administrasi Umum Kepabeanan menunjukkan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya