JAKARTA - PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) membidik penjualan hingga Rp1 triliun pada 2021. MARK merupakan emiten produsen cetakan sarung tangan, Memasuki tahun 2021, prospek bisnis produsen cetakan sarung tangan kesehatan berbasis porselen sangat besar dan menjanjikan untuk terus tumbuh.
Meningkatnya kesadaran masyarakat akan pemakaian sarung tangan, perlengkapan wajib para dokter dan perawat di garda depan penanganan Covid-19, serta penerapan protokol kesehatan di masa pandemi ini masih menjadi faktor penting permintaan produksi sarung tangan.
“Untuk penjualan 2020 mungkin akan dicapai sekitar Rp548 miliar, namun masih menunggu proses audit. Sedangkan di 2021, dengan penambahan kapasitas hampir dua kali lipat, target penjualan konsolidasi melonjak dua kali lipat akan mencapai Rp1,06 triliun dan laba bersih sekitar Rp 300,6 miliar,” kata Presiden Direktur Mark Dynamics Ridwan Goh dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin (4/1/2021).
Baca Juga: Bisnis Sarung Tangan di Tengah Covid-19, Mark Dynamics Raup Laba Rp88 Miliar
Di 2020, perseroan telah meningkatkan kapasitas produksi hingga mampu mencetak 800.000 pcs/bulan. Tidak membutuhkan waktu yang lama, utilisasi kapasitas baru tersebut mencapai titik maksimum hanya dalam 2 bulan. Ini disebabkan oleh kurangnya pasokan cetakan sarung tangan di pasar global disaat permintaan sedang berada di puncak tertingginya.
Alhasil, perseroan telah mengalokasikan capex lebih kurang Rp150 miliar untuk pembangunan pabrik baru yang ditotalkan akan mampu mencetak 1,4 juta pcs/bulan dimulai dari kuartal II 2021.