JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bakal rebound atau berbalik memguat pada perdagangan pekan hari ini. Sebelumnya, IHSG ditutup turun 6,9 poin atau 0,1% ke 6.428,31 atau 6.428.
Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama mengatakan berdasarkan rasio fobonacci, adapun support maupun resistance berada pada 6366.09 hingga 6463.88. Berdasarkan indikator, MACD, Stochastic maupun RSI masih menunjukkan sinyal positif.
Baca juga: Mengintip Cuan di Sektor Poultry meski Ada Covid-19
"Di sisi lain, terlihat pola inside bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat," kata Nafan Aji di Jakarta, Jumat (15/1/2021).
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:
1. ADRO
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 1.485 – 1.495, dengan target harga secara bertahap di level 1.545, 1.600, 1.730 dan 1.860. Support: 1.470, 1.440 & 1.400.
Baca juga: IHSG Tergelincir di Akhir Perdagangan, Turun 0,1% ke 6.428
2. APLN
Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area 200 – 206, dengan target harga secara bertahap di level 212, 246 dan 270. Support: 200 & 175.
3. ASRI
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area 252 – 258, dengan target harga secara bertahap di level 264, 286 dan 308. Support: 252, 246 & 242.
4. BBCA
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area 34900 – 35.100, dengan target harga secara bertahap di level 36.075, 37.600 dan 39.050. Support: 34.525 & 33.000.
5. BBNI
Daily (6450) (RoE: 5.05%; PER: 20.72x; EPS: 311.32; PBV: 1.04x; Beta: 1.95). Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area 6.375 – 6.450, dengan target harga di level 6.600, 6.825 dan 7..950. Support: 6.375 & 6.050.
6. BWPT
Daily (147) (RoE: -27.07%; PER: -4.81x; EPS: -31.41; PBV: 1.30x; Beta: 2.21).Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 144 – 147, dengan target harga secara bertahap di level 154, 161 dan 170. Support: 144 & 138.
7. SILO
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 5800 – 5900, dengan target harga secara bertahap di level 6.125, 6.225, 6.325, 6.700 dan 7.625. Support: 5.800 & 5.650.
8.SMRA
Daily (820) (RoE: -0.18%; PER: -723.53x; EPS: -1.13; PBV: 1.27x; Beta: 2.28).Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 810 – 820, dengan target harga secara bertahap di level 840 dan 950. Support: 780.
9. UNVR
Daily (7000) (RoE: 92.42%; PER: 36.78x; EPS: 190.32; PBV: 34.04x; Beta: 0.43).Adapun indikator RSI mulai menunjukkan kondisi jenuh jual atau oversold dan terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 6.925 – 7.025, dengan target harga secara bertahap di level 7.175, 7.300, 7.375 dan 7725. Support: 6.850 & 6.750.
(Fakhri Rezy)