Harga Minyak Turun 2% Akibat Meningkatnya Kasus Covid-19 di China

, Jurnalis
Sabtu 16 Januari 2021 08:00 WIB
Harga Minyak Mentah Turun. (Foto: Okezone.com/Reuters)
Share :

NEW YORK - Harga minyak turun lebih dari 2% pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Penurunan harga karena kekhawatiran penguncian wilayah di kota-kota China akibat wabah virus corona.

Kedua kontrak acuan minyak mentah, Brent maupun West Texas Intermediate pun mencatat kerugian pekan ini. Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Maret anjlok USD1,32 atau 2,3% menjadi menjadi USD55,10 per barel.

Baca Juga: Harga Minyak Naik Ditopang Data Impor China

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Februari turun USD1,21 atau 2,3% menjadi ditutup pada USD52,36 per barel.

Produsen-produsen menghadapi tantangan luar biasa untuk menyeimbangkan penawaran dan permintaan dengan kalkulus yang melibatkan peluncuran vaksin versus penguncian. Kontra keuangan telah didorong oleh ekuitas yang kuat dan dolar lebih lemah membuat minyak lebih murah.

“Dalam hal berbicara tentang permintaan, Asia adalah satu-satunya titik terang. Penguncian baru ini sangat mencolok di jantung gambaran permintaan di Asia. Ini masalah," ujar kata Mitra Again Capital Management John Kilduff, dikutip dari Antara, Sabtu (16/1/2021).

Baca Juga: Harga Minyak Lesu Imbas Kasus Covid-19 Meningkat

China melaporkan jumlah kasus harian Covid-19 tertinggi dalam lebih dari 10 bulan pada Jumat (15/1/2021). Dengan demikian diberlakukan pembatasan seminggu yang telah mengakibatkan lebih dari 28 juta orang diisolasi saat terjadi kematian akibat virus corona pertama di daratan sejak Mei.

“Penyebaran pandemi Covid-19 menjadi pusat perhatian lagi dan pedagang semakin khawatir tentang durasi penguncian Eropa yang lama dan tentang pembatasan baru (di) China,” kata Bjornar Tonnage dari Rystad Energy.

(Feby Novalius)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya