Terkait dengan produk dagangan baru dan terlihat sangat berbeda dari produk sebelumnya itu, GLOB menjelaskan tidak melakukan perubahan Anggaran Dasar. Pasalnya, dalam praktik bisnis perseroan masih dalam usaha perdagangan. Pada tahun ini, perseroan akan fokus di bisnis gaya hidup tersebut dan tetap menggenjot penjualan handphone dan aksesorisnya secara online dengan posisi perseroan sebagai penjual resmi di market place.
Baca juga: Gembok Dibuka, Saham DCII Langsung Liar Naik 25% di Sesi I
Adapun, pada kuartal I/2020 perseroan telah menyerahkan operasional toko fisik ke PT Trio Distribusi. Setelah alih operasi itu, GLOB memperoleh pendapatan yang tetap setiap bulan dari Trio Distribusi walaupun status kepemilikan toko masih di GLOB. Berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2021, GLOB membukukan penurunan pendapatan sebesar 86,34 persen secara tahunan menjadi Rp26,32 miliar dari sebelumnya Rp192,74 miliar.
Namun, beban keuangan yang berkurang membuat rugi perseroan turun menjadi Rp2,05 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu rugi Rp35,09 miliar.
(Fakhri Rezy)