Surya Esa juga berniat menerbitkan obligasi global sebesar US$ 650 juta untuk membayar utang anak usahanya, PT Panca Amara Utama (PAU), kepada IFC. Dana tersebut juga bakal dimanfaatkan untuk modal kerja perseroan. “Aksi ini akan memberikan ruang bagi perseroan untuk memperkuat neraca keuangan dan mengatur fleksibilitas utang,” tulis Hasbie dan Willinoy.
Secara operasional, berlanjutnya subsidi global untuk produksi pangan akan berdampak positif terhadap permintaan pupuk maupun amoniak untuk sektor pertanian.
(Fakhri Rezy)