Oleh-Oleh dari China, Mendag Bawa Kesepakatan Dagang Rp20,04 Triliun

Giri Hartomo, Jurnalis
Senin 05 April 2021 08:49 WIB
Mendag M Lutfi. (Foto: Okezone.com/Kemendag)
Share :

JAKARTA - Pemerintah berhasil mencapai beberapa kesepakatan perdagangan dengan China. Kesepakatan dagang tersebut didapat dalam kunjungan kerja ke Tiongkok pada 1 hingga 3 April 2021 yang dilakukan oleh Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi.

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan, Indonesia berhasil mencapai kesepakatan perdagangan dengan Tiongkok senilai USD1,38 miliar atau Rp20,04 triliun.

“Kesepakatan dagang tersebut berasal dari komitmen enam perusahaan Tiongkok yang akan mengimpor produk sarang burung walet, buah tropis khususnya nanas, porang, gula aren dan furnitur,” ujarnya dalam keterangannya, Senin (5/4/2021).

Baca Juga: Jabar Juara! Ridwan Kamil Melepas Ekspor 20 Ton Teh ke Uni Emirat Arab

Sebagai salah satu contohnya pada produk furnitur, perusahaan Shandong Jinruyi Group mengungkapkan minatnya melakukan investasi di Indonesia yang diperkirakan bisa menyerap hingga 3.000 tenaga kerja. Oleh karena itu, Mendag menargetkan ada peningkatan ekspor Indonesia ke China dalam tiga tahun ke depan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, ekspor Indonesia ke Tiongkok pada 2020 tercatat sebesar USD31,78 miliar atau naik 13,64% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara total perdagangan kedua negara di tahun yang sama tercatat sebesar USD71,41 miliar.

Baca Juga: Mendag Bidik Ekspor ke AS Rp864 Triliun

“Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekspor Indonesia ke Tiongkok menjadi USD100 miliar pada 2024," kata Mendag.

Selain kesepakatan dagang dan investasi, kedua negara sepakat menjajaki kerja sama ekonomi yang lebih dalam dengan melakukan pembaruan dari skema bilateral Economic and Trade Cooperation yang telah terjalin sejak 2011 menjadi Trade and Investment Facility Agreement (TIFA).

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya