6 Fakta Neraca Dagang Surplus USD1,57 Miliar, Ekspor Mulai Bergeliat

Fariza Rizky Ananda, Jurnalis
Sabtu 17 April 2021 05:39 WIB
Neraca Perdagangan Surplus pada Maret 2021. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
Share :

JAKARTA Neraca perdagangan Indonesia kembali surplus pada Maret 2021. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Maret 2021 surplus USD1,57 miliar.

Rinciannya, nilai ekpsor tembus USD18,35 miliar, sedangkan nilai impor mencapai USD16,79 miliar.

Okezone telah merangkum beberapa fakta mengenai neraca perdagangan Maret 2021, Sabtu (17/4/2021).

1. Performa Lebih Bagus Dibanding Maret 2020 dan 2019

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, surplus ini jauh lebih bagus dibandingkan posisi bulan Maret 2020 dan 2019. Menurut dia, performa ekspor dan impor bulan Maret 2021 sangat bagus dan impresif karena ekspor meningkat 30,47% serta impor meningkat 25,73%.

"Kenaikan ekspor sangat impresif karena ditopang ekspor pertanian, industri dan bahan baku," katanya.

2. Ekspor Maret Tertinggi Selama Covid-19

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor Indonesia pada Maret 2021 mencapai USD18,35 miliar. Angka ini yang tertinggi selama pandemi Covid-19. Bahkan, hampir melampaui posisi tertinggi sejak Agustus 2011, yang saat itu nilai ekspornya sebesar USD18,64 miliar.

Ekspor pada Maret 2021 ini naik 30,47 persen secara year-on-year dibandingkan dengan Maret 2020. Data neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus sebesar US$5,5 miliar atau Rp80,3 triliun (Rp14.600 per USD) sepanjang kuartal I tahun ini.

3. Menko Airlangga: Pemulihan Ekonomi Nasional Ada di Jalur yang Tepat

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemulihan ekonomi nasional berjalan di jalur yang tepat. Hal tersebut tercermin dari surplus neraca perdagangan dan kenaikan Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur Indonesia yang berada di level ekspansif.

Airlangga mengatakan kenaikan ekspor tersebut sejalan dengan kenaikan PMI yang telah mencapai 53,2 atau pada fase ekspansif. Diketahui, selama 6 bulan terakhir PMI Indonesia berada di level ekspansif.

"Ini menandakan kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional sejalan dengan pemulihan pertumbuhan ekonomi global," kata Airlangga kepada MNC Media, Kamis (15/4/2021).

4. Rincian Ekspor Indonesia di Maret 2021

Airlangga mengatakan, pasar ekspor menandakan mulai terjadi pemulihan ekonomi global ekspor (non migas) ke Tiongkok di bulan Maret 2021 sebesar USD3,73 miliar dan ke Amerika Serikat USD2,07 miliar.

Selain kedua negara tersebut, ekspor non migas Indonesia tercatat ke Jepang USD1,38 miliar, dengan kontribusi ketiganya mencapai 41,12 persen. Adapun, ekspor ke negara-negara ASEAN dan Uni Eropa yang mencakup 27 negara masing-masing sebesar USD3,46 miliar dan USD1,44 miliar.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya