Pihaknya bersama dengan pihak terkait akan melakukan pengecekan protokol kesehatannya. Misalnya adalah dengan memastikan kapasitas penumpang di dalam bus adalah 50% dari total kapasitasnya.
Selain itu, dilakukan juga pengecekan GeNose dan Antigen untuk calon penumpang dan para supir bus. Selain itu juga ada pengecekan Corona Likelihood Metric (CLM).
“Kami juga mengecek protokol kesehatannya dilaksanakan dengan baik ada pengecekan dengan GeNose, pengecekan urin kemudian ada juga pemeriksaan CLM sesuai dengan prokes 50%. Mudah-mudahant kesehatan masyarakat juga akan terjaga,” jelasnya.
(Feby Novalius)