JAKARTA - Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT Kimia Farma Diagnostika (KFD) Agus Chandra akan membenahi sistem manajemen perusahaan yang dinahkodainya saat ini. Janji tersebut usai dirinya ditetapkan Menteri BUMN Erick Thohir sebagai Plt Dirut Kimia Farma Diagnostika.
Agus juga memastikan internal seluruh klinik dan laboratorium KFD di seluruh Indonesia sudah memenuhi dan menjalankan SOP. Menurutnya, tindakan penyegaran manajemen KFD adalah salah satu langkah perbaikan untuk meningkatkan kinerja perusahaan secara menyeluruh.
“Saya sebagai Pelaksana Tugas Dirut KFD diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan citra KFD dalam memberikan layanan klinik dan laboratorium sesuai dengan SOP dan GCG,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (17/5/2021).
Baca Juga: Duet Agus Chandra-Abdul Aziz, Intip Profil Direksi Baru Kimia Farma Diagnostika
Saat ini, klinik dan laboratorium KFD tengah mengalami model perbaikan. Diantaranya, pertama, restrukturisasi organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan. Kedua, penguatan sistem layanan dan supporting dengan mengedepankan aplikasi digital dan cashless.
Ketiga, pengawasan berupa inspeksi mendadak (sidak) dari pihak ketiga, seperti dinas kesehatan, aparat kepolisian, dan dinas lingkungan hidup, dinas kelautan, dan instansi lainnya. Keempat, sistem pengawasan internal (SPI) yang akan digelar ke seluruh wilayah Indonesia. Kelima, penempatan petugas pengawas mutu di setiap branch manager dan outlet KFD.
Agus menyebut, perbaikan sudah dilakukan sejak akhir April 2021. Misalnya, sidak dari instansi lain untuk memastikan praktik klinik dan laboratorium KFD sudah sesuai dengan SOP dan tidak melakukan pelanggaran.