JAKARTA - Selama PPKM Darurat diketahui jumlah kasus Covid-19 malah makin meningkat, pemerintah sendiri sudah menyiapkan skenario jika terjadi peningkatan kasus yang signifikan lagi.
Dari data yang dibeberkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan sudah ada pemenuhan kebutuhan tempat tidur diantaranya:
1. Asrama Haji Pondok Gede dengan 900 tempat tidur. Gedung Arafah dengan 150 ICU. Pembangunan RS Tanjung Duren dengan 500 tempat tidur untuk perawatan gejala sedang hingga berat.
Baca Juga: Kasus Covid-19 Varian Delta, Menko Luhut: Kita Hadapi Musuh yang Beda
2. Peningkatan kapasitas RS atau fasilitas pelayanan kesehatan TNI/Polri dengan penambahan kurang lebih 2.000 tempat tidur di wilayah Jawa dan Bali.
3. Pemanfaatan tempat diklat dan wisma yang dimiliki oleh berbagai kementerian dan lembaga untuk tempat isolasi Covid-19.
Baca Juga: Menko Luhut Sebut Varian Delta Mampu Turunkan Efikasi Seluruh Jenis Vaksin
4. Penggunaan RS dan fasilitas yang dimiliki TNI dan Polri
Menko Luhut pun berharap dengan adanya skenario penambahan RS, kasus harian di Indonesia tak sampai 60.000 kasus.
"Mestinya menurut saya tempat tidur RS kita sudah bisa bertahan terus karena kita sudah masuk dalam worse case scenario, sudah kami duga berada diatas, kami berharap tidak sampai 60.000," ujar Luhut dalam Konferensi Pers Virtual di Jakarta, Kamis (15/7/2021).
Adapun dengan strategi pemenuhan kebutuan tempat tidur dengan:
- Konversi tempat tidur isolasi dan intensif hingga 40% dari kapasitas total tempat tidur RS
- Pembukaan RS Lapangan Darurat untuk perawatan isolasi dan intensif dengan kapasitas kurang lebih 40% dari kapasitas total tempat tidur RS
- Penambahan RS khusus untuk merawat Covid-19
(Feby Novalius)