Pertumbuhan Ekonomi 2022 Masih Bergantung pada Pengendalian Covid-19

Antara, Jurnalis
Senin 16 Agustus 2021 13:42 WIB
Pertumbuhan ekonomi 2022 tergantung pada pengendalian covid-19 (Foto: Freepik)
Share :

JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi pada 2022 akan sangat bergantung pada penanggulangan pandemi COVID-19. Hingga kini pandemi masih belum bisa diprediksi kapan berakhir.

"Kalau diproyeksikan pandemi sudah mereda, kita sudah bisa seperti normal lagi atau new normal. Seharusnya kita bisa lebih optimis bisa tumbuh di atas 6%. Low base effect masih ada dan perekonomian punya momentum untuk melompat, asal ada dorongan dari kebijakan fiskal dan moneter," ujar Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah dilansir dari Antara, Senin (16/8/2021).

Baca Juga: Jokowi Ingin Masyarakat Dapat Pekerjaan yang Layak

Piter mengharapkan pemerintah bisa lebih optimistis, agresif, dan tidak ragu-ragu dalam menetapkan target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi pada tahun depan.

"Jangan ragu-ragu menetapkan target pertumbuhan ekonomi tahun depan yang tinggi. Yang tidak masalah akan tercapai atau tidak. Yang menentukan realistis atau tidak bukan berapa angka targetnya. Target pertumbuhan rendah karena memang tidak berusaha itu yang sangat disesalkan. Yang kita inginkan target pemerintahan yang tinggi dengan di-support rencana kerja yang sesuai. Jadi rencana kerjanya yang menentukan realistis atau tidak," kata Piter.

Baca Juga: Gubernur BI: Dengan Optimisme, Perekonomian Akan Pulih

Target pertumbuhan ekonomi yang tinggi diperlukan guna memberikan lapangan kerja yang cukup bagi angkatan kerja dan mengurangi tingkat kemiskinan yang sempat naik karena pandemi.

"Syaratnya pandemi harus bisa ditanggulangi dan pemerintah tidak ragu-ragu mendorong ekonomi dengan kebijakan fiskal yang lebih ekspansif," ujar Piter.

Dalam pidato penyampaian RUU APBN Tahun Anggaran 2022 dan Nota Keuangan pada Rapat Paripurna DPR-RI Tahun Sidang 2021 - 2022, Presiden Joko Widodo menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada pada kisaran 5 - 5,5% pada 2022.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya