Bangga! Menko Luhut: Kita Bisa Ekspor Alat Suntik Sebanyak 1,2 Miliar

Hafid Fuad, Jurnalis
Kamis 26 Agustus 2021 17:22 WIB
Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Instagram Menko Luhut)
Share :

JAKARTA - Menteri koordinator Bidang Kemaritiman dan Investas (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan perusahaan alat suntik sekali pakai asli Indonesia berhasil mendapat pesanan dari UNICEF sebanyak 1,2 miliar alat suntik hingga tahun 2022 nanti.

"Di tengah ketergantungan yang besar selama ini akan produk impor alat kesehatan. Hari ini saya melihat satu pencapaian baru yang ditorehkan oleh anak bangsa kita yaitu sebuah perusahaan alat suntik sekali pakai asli Indonesia yang berhasil mendapat pesanan dari UNICEF sebanyak 1,2 miliar alat suntik hingga tahun 2022 nanti," ujar dia melalui akun instagram resminya, Kamis (26/8/2021).

Pihaknya juga menyaksikan bersama Menteri Kesehatan pelepasan 200 kontainer yang akan diekspor. Beberapa negara asing hari ini komplain dan bertanya mengapa Indonesia hari ini terkesan menjauhi produk luar negeri didalam e-katalognya hari ini.

Baca Juga: Permintaan Maaf Menko Luhut Tidak ke Manado, Ada Apa?

"Saya tegaskan bahwa kedepan kami akan fokus untuk pengembangan produk dalam negeri. Ini berkat arahan dari Presiden jokowi yg ingin agar produk dalam negeri berjaya di dalam negerinya sendiri bahkan kalau bisa berani bersaing hingga kancah global," tuturnya.

Pemerintah menyadari bahwa COVID-19 kemungkinan besar bukan wabah terakhir yang akan dihadapi, sehingga pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan kapasitas pencegahan dan penanganan wabah serta mendorong investasi kesehatan untuk masuk, termasuk di bidang mutakhir seperti bioteknologi dan sistem informasi kesehatan.

Baca Juga: Pelonggaran PPKM Dievaluasi, Luhut: Pemulihan Ekonomi Bergantung Pengendalian Covid-19

"Alokasi anggaran kesehatan hari ini yang mencapai ratusan triliun, saya kira sudah saatnya direformasi dengan mendorong penggunaan produk dalam negeri demi menciptakan multiplier effect yang tinggi sehingga akan membawa kita menjadi suatu bangsa yang mandiri dan tidak tergantung pada produk luar negeri," ungkapnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya