Rhenald Kasali: 10 Bidang Usaha Beralih ke Layanan Digital saat Pandemi Covid-19

Ahmad Hudayanto, Jurnalis
Kamis 16 September 2021 07:03 WIB
10 usaha beralih ke digital selama pandemi covid-19 (Foto: Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Perkembangan digital terjadi secara cepat dan signifikan. Setidaknya ada 10 bidang usaha yang telah berubah secara permanen.

10 bidang tersebut adalah kuliner, pendidikan, hiburan, donasi sosial, alat pembayaran, logistik, fashion, periklanan, media, dan sektor perumahan. Kini semua pengusaha secara voluntary melakukan shifting ke layanan digital.

“Pandemi ini meluluhkan para penyangkal disrupsi digital”, kata Prof. Rhenald Kasali dalam perss conference acara Wealth Wisdom 2021 Bank Permata, dikutip Kamis (16/9/2021).

Baca Juga: Kisah Petani Milenial Modal Rp15 Juta Kantongi Rp100 Juta dari Bisnis Bawang Merah

Menurutnya, regulator dan pemangku-pemangku kepentingan yang sebelumnya tidak melihat bahkan menyangkal dan sering mempersulit kedatangan inovasi-inovasi yang disruptif, kini lebih terbuka matanya. Demikian pula profesi-profesi seperti dokter, ahli farmasi, perbankan, dosen, ahli statistik yang semula sulit sekali beradaptasi dan berubah haluan kini langsung menemukan dan langsung menyesuaikan diri selama pandemi.

Dia memberi contoh, kehadiran Tri Rismaharini sebagai Menteri Sosial memberikan angin segar dengan mengampu lembaga sosial 4.0 Crowd Funding Kitabisa.com untuk memobilisasi donasi publik pada korban-korban bencana. Penggunaan metode baru dalam memobilisasi bantuan mampu memberi bantuan “on the spot” yang menembus batas-batas birokrasi yang dapat membuat masyarakat khususnya netizen muda, frustasi.

Namun di lain sisi, OJK terkesan masih sangat “denial” terhadap inovasi-inovasi karitatif ini dengan membatalkan inovatif-inovatif kreatif disruptif. Social crowd funding yang dilakukan Kitabisa.com menghilangkan persoalan-persoalan sosial.

Baca Juga: 15 Peluang Usaha yang Belum Banyak Pesaing

Selain social crowd funding, dokter kini lebih terbiasa melayani konsultasi Telehealth. Diketahui sebelum pandemi para ahli farmasi dan regulator kesehatan terkesan menolak pemeriksaan kesehatan jarak jauh dan pemberian resep obat tanpa kehadiran fisik pasien.

Rhenald melihat proses perubahan ke depan mulai terlihat wujudnya, kendati masih dinamis. Sebagian mulai dipermanenkan pengusaha (normal is gone). Tentunya dengan keberhasilan Indonesia menjalankan vaksinasi masal sebanyak 73,8 Juta orang (vaksin.kemenkes.go.id, 14 September 2021).

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya