Libatkan BIN hingga Densus 88, PPATK Terima 5.000 Laporan Transaksi Pendanaan Terorisme

Anggie Ariesta, Jurnalis
Jum'at 24 September 2021 13:22 WIB
PPATK Terima 5.000 Laporan Pendanaan Terorisme (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menerima hampir 5.000 laporan transaksi keuangan mencurigakan menyangkut pendanaan terorisme dan radikalisme dalam 5 tahun terakhir.

Kepala PPATK Dian Ediana Rae mengatakan, seluruhnya telah dianalisis dan menyerahkan 261 informasinya kepada lembaga terkait.

"Nah itu bukan jumlah sedikit ya tentu sangat-sangat mengkhawatirkan, kalau melihat hasil analisis akan lebih kecil hasilnya selama laporan transaksi mencurigakan kan belum benar begitu. PPATK sudah mengeluarkan sekitar 261 informasi terkait pendanaan terorisme atau radikalisme ini ke berbagai lembaga seperti BIN, BNPT, Densus 88 dan juga Kepolisian secara umum,” kata Dian dalam Dialog Kebangsaan Sesi 2 OJK secara virtual, Jakarta, Jumat (24/9/2021).


Baca Juga: Temuan PPATK dari Pendanaan Terorisme hingga Tindak Pidana Pajak

Transaksi keuangan untuk pendanaan terorisme dinilai tidak menurun saat pandemi. Kelompok teroris justru disebut kian gencar berkampanye.

“Mereka memanfaatkan situasi kelihatannya dalam situasi yang masyarakat sedang depress gitu, kan, kemudian mereka malah kampanye soal ideologi yang menjanjikan tidak jelas,” katanya.

Menurut Dian, fenomena pendanaan terorisme perlu menjadi perhatian serius. Dirinya beralasan, masih terdapat potensi memanfaatkan celah sistem keuangan untuk tujuan-tujuan tidak benar. “Yang bisa dikatakan anti-kebangsaan," katanya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya