Menko Airlangga: Indeks Kesembuhan Covid-19 di RI Terbaik se-Asean

Erlinda Septiawati, Jurnalis
Senin 11 Oktober 2021 19:33 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto sebut angka kesembuhan covid-19 terbaik se-Asean (Foto: Kemenko Perekonomian)
Share :

JAKARTA - Penanganan pandemi covid-19 di Indonesia terus membaik. Berdasarkan hasil evaluasi penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) minggu ini memperlihatkan bahwa angka capaian pengendalian kasus di Indonesia sudah sangat baik.

Berdasarkan data Johns Hopkins University, Kasus Konfirmasi Harian di Indonesia sebesar 4,60 kasus per 1 juta penduduk, jauh lebih rendah (lebih baik) dibandingkan negara lain, seperti Singapura (541,9 kasus), Inggris (525,3 kasus), Malaysia (277,7 kasus), dan Philipina (95,55 kasus) per 1 juta penduduk.

 Baca Juga: Menkes Sebut 7 Atlet PON yang Terpapar Covid-19 'Kabur' dari Tempat Isoman

“Terlihat juga dari data NIKKEI Covid-19 Recovery Index, peringkat Indonesia (per 6 Oktober 2021) menjadi ranking 54 (membaik dari posisi 31 Juli ranking 114 dan posisi 31 Agustus ranking 92). Posisi peringkat ini juga lebih baik dari semua negara ASEAN lainnya, seperti Singapura di peringkat 70, Malaysia peringkat 102, dan Thailand ranking 109,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam Konferensi Pers Ratas Evaluasi PPKM secara virtual, di Jakarta, Senin (11/10/2021).

Apabila dilihat situasi Jumlah Kasus Covid-19 per Pulau (Kelompok Provinsi), dari Recovery Rate (RR), Case Fatality Rate (CFR) dan Kasus Aktif (penurunan sejak 9 Agustus awal penerapan PPKM Darurat/Level 4), hasil evaluasi per 10 Oktober 2021 yakni sbb:

Baca Juga: Berapa Lama Anak SD dan TK Boleh Ikuti Sekolah Tatap Muka?

Sumatera: RR = 95,55% dan CFR= 3,56%, dengan penurunan -94,10%.

Nusa Tenggara: RR = 96,99% dan CFR = 2,34% dengan penurunan -95,26%.

Kalimantan: RR = 95,90% dan CFR = 3,16% dengan penurunan -93,18%.

Sulawesi: RR = 96,05% dan CFR = 2,63% dengan penurunan -90,90%.

Maluku dan Papua: RR = 95,75% dan CFR = 1,75% dengan penurunan -88,86%.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya