Target pendapatan dan keuntungan bersih yang ditetapkan pemegang saham didasarkan pada kapasitas produksi Freeport dan meningkatnya harga tembaga. Di lain sisi, Erick memastikan kinerja, inovasi dan transformasi Freeport Indonesia terus berjalan meski di tengah pandemi Covid-19.
Sekadar infomasi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan pembangunan (groundbreaking) instalasi pemurnian dan pengolahan (smelter) milik Freeport Indonesia di di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Gresik, Jawa Timur. Smelter tersebut mampu mengolah 1,7 juta ton konsentrat tembaga per tahun.
Indonesia sendiri memiliki cadangan tembaga yang besar, bahkan masuk dalam 7 negara yang memiliki cadangan tembaga terbesar di dunia. Karena itu, Erick memastikan smelter ini akan melakukan investasi sebesar Rp42 triliun.
"Yang fungsinya sebagai pemurnian tembaga yang menghasilkan katoda tembaga. Juga fasilitas pemurnian logam berharga yang menghasilkan emas perak dan logam berharga lainnya," katanya.
(Dani Jumadil Akhir)