Terima BLT UMKM Rp1,2 Juta, Mimpi Buruk Yuyun Sirna

Rina Anggraeni, Jurnalis
Rabu 15 Desember 2021 10:34 WIB
BLT UMKM Cair (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTABLT UMKM atau Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) merupakan langkah yang strategis dan tepat bagi kelangsungan hidup UMKM, khususnya usaha mikro, di seluruh Indonesia. Tak terkecuali, di Bandung.

Salah satunya yakni Yuyun Sukaesih, misalnya. ketika pandemi Covid-19 menerjang, usaha gorengan dan kopi miliknya yang berlokasi di wilayah Mall Citilink Pasir Koja, Bandung, sempat terganggu.

"Karena mal sempat tutup, saya hanya berjualan gorengan saja. Penghasilan pun jadi merosot jauh," ungkap Yuyun di Jakarta, Rabu (15/12/2021).

Padahal, bagi Yuyun, berjualan di lokasi mal tersebut merupakan langkah maju setelah sebelumnya hanya berjualan di dekat rumah. "Setelah merasakan kemajuan usaha, drop lagi karena ada pandemi," cerita Yuyun.

Baca Juga: BLT UMKM Cair Bikin Pedagang Untung, dari Jualan Cilok Jadi Bos Telur

Mimpi buruk Yuyun sirna setelah mendapat guyuran BPUM yang dicairkan melalui Bank BNI.

"Uang Rp1,2 juta yang saya terima, dipakai untuk buka usaha lagi. Sempat juga jualan nasi kuning . Ke depan, saya mau buka lagi jual kopi dan rokok di area mal," imbuh Yuyun optimis.

Yuyun pun mengucapkan terimakasih kepada Presiden Jokowi, Kementerian Koperasi dan UKM, PNM, serta Bank BNI, karena usahanya kini telah komplit kembali.

Hal serupa dialami Wagini, seorang pedagang sembako di Bandung. Wagini bercerita, dirinya berjualan sembako sudah belasan tahun lamanya, dari pintu ke pintu. Di antaranya, jualan beras, odol, minyak, dan segala keperluan sehari-sehari. "Sistem berjualannya adalah pesan kirim," ucap Wagini.

Baca Juga: Sri Mulyani Siapkan Rp414 Triliun, BLT hingga Kartu Prakerja Siap Cair 2022

Namun, aku Wagini, sejak pandemi, usahanya merosot tajam. "Karena, yang beli penghasilannya berkurang. Jadi, mereka yang ambil barang tapi susah bayarnya," keluh Wagini.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya