Krisis Ekonomi Venezuela, Rakyat Kesulitan Mencari Nafkah

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis
Minggu 09 Januari 2022 11:21 WIB
Venezuela alami krisis ekonomi (Foto: Shutterstock)
Share :

Oscar menghabiskan hari-harinya dengan bermain Axie Infinity, sebuah gim karakter yang bisa diperjualbelikan menggunakan NFT (non-fungible token, produk turunan dari kripto).

"Orang-orang di sini bahkan bisa menghasilkan USD50 (Rp717.000) dalam waktu satu hingga dua jam bekerja, ini adalah penyelamat," jelas dia.

Dengan memonetisasi Axie Infinity, mereka biasanya menghasilkan rata-rata USD800 (Rp11,4 juta) per bulan. Venezuela pun kini menjadi negara kedua dengan pengguna Axie Infinity terbanyak di dunia setelah Filipina, menurut data lalu lintas internet yang diterbitkan SimilarWeb.

"Ada beberapa cara untuk menghasilkan uang lewat gim ini, dengan investasi yang tidak begitu besar," papar Oscar.

"Cara kerjanya membuat kami membutuhkan kerja sama tim untuk bisa mengalahkan pemain lain. Rekan bermain saya di antaranya adalah seorang dokter gigi yang meluangkan waktu untuk bermain ini saat menunggu pasien, hingga pekerja di supermarket yang bermain di waktu luangnya."

'Memburu harimau'

Ada ungkapan 'memburu harimau' di Venezuela bagi orang-orang yang harus bertahan dengan bekerja di luar ranah spesialisasinya. Istilah itu mulanya popular di dunia hiburan sejak era 1930-an, ketika banyak musisi tidak memiliki latar belakang profesional.

Sejak saat itu, terutama di tengah krisis ekonomi terburuk dalam sejarah Amerika seperti saat ini, orang-orang Venezuela pun terpaksa 'berburu harimau'.

"Pekerjaan informal justru menghasilkan lebih banyak uang. Banyak orang, terutama yang bekerja di sektor publik mengundurkan diri atau meninggalkan pekerjaan mereka begitu saja, kemudian mendedikasikan waktu mereka untuk hal lain," kata Pengamat ekonomi dan bisnis Demetrio Marotta.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya