Dia menyebut, big data tools dapat digunakan untuk melakukan pemetaan dan visualisasi sehingga dapat menyediakan gambaran lebih utuh mengenai aliran dana illegal.
Tak hanya itu, big data juga bisa mengidentifikasi area geografi, industri, channel dan para pihak yang diduga terlibat suatu kejahatan.
“Penggunaan big data analytics untuk memerangi pencucian uang sejalan dengan The FATF Report on Opportunities and Challenges of New Technologies for AML/CFT,” bebernya.
(Dani Jumadil Akhir)