Alhasil berdampak pada harga daging sapi di dalam negeri.
"Harga daging sapi impor Australia kalau normal itu 3 dolar, tapi sekarang 4,3 dolar. Jadi ke Indonesia jatuhnya lebih mahal. Maka pemerintah mengantisipasinya pakai daging kerbau beku," jelasnya.
"Biar kita nggak ketergantungan dengan Australia, kita sedang penjajakan. Jadi sekarang importasinya daging langsung. Kalau sapi bakalan, kita coba cari nanti dari Meksiko atau Brazil. Sehingga nggak impor ke Australia saja," tambahnya.
BACA JUGA:Pedagang Akui Harga Daging Naik Jelang Ramadhan, Ini Penyebabnya
Sebagai informasi, Perum Bulog bersama Badan Pangan Nasional (BPN) mengimpor daging kerbau dari India untuk mengatasi kelangkaan daging menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2022.
Impor tahap 1 datang mulai Sabtu (5/3/2022) kemarin sebanyak 20 ribu ton.