Tingkatkan Literasi Ekonomi Syariah, Begini Jurus KNEKS dan BI

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis
Senin 04 April 2022 13:32 WIB
Ilustrasi ekonomi syariah. (Foto: Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Komite Nasional Ekonomi, dan Keuangan Syariah (KNEKS) berkolaborasi dengan Bank Indonesia (BI) untuk terus meningkatkan litersasi ekonomi syariah kepada masyarakat.

Deputi Direktur Jasa Keuangan Syariah KNEKS Luqyan Tamanni mengatakan, pihaknya telah bekerjasama dengan Bank Indonesia untuk memberikan logo brand ekonomi syariah di Indonesia.

Luqyan menjelaskan bukan hanya sekedar pemberian logo, namun hal tersebut juga merupakan bagian dari kampanye untuk lebih mendekatkan masyarakat dengan ekonomi syariah.

"Sehingga para produsen atau penyedia jasa layanan keuangan dan ekonomi syariah bisa menggunakan logo ini, jadi harapannya bukan sekedar logo yang ditempel," kaya Luqyan dalam Market Review, Senin (4/4/2022).

 BACA JUGA:Menko Airlangga Sebut Ekonomi Syariah dan Industri Halal Punya Peluang Besar

Melalui upaya tersebut Luqyan berharap bisa sekaligus memberikan edukasi secara terus menerus kepada masyarakat agar lebih memahami apa yang dimaksud ekonomi syariah, serta jenis-jenis produknya.

"Kami berharap seluruh peserta pelaku usaha di sektor ekonomi syariah bisa mengedukasi masyarakat terhadap kelebihan ekonomi syariah," harapnya.

Luqyan memastikan cara lain juga digunakan untuk terus menggenjot literasi ekonomi syariah yang ada di Indonesia.

Di mana dengan melakukan kampanye langsung kepada masyarakat, misal dengan melakukan Webinar, maupun penyaluhan secara langsung.

 BACA JUGA:Erick Thohir Siap Bangun Ekonomi Syariah dengan NU

Seperti diketahui, secara demografi, Indonesia memiliki keuntungan lebih jika dibandingkan negara-negara tetangga untuk memperkuat ekonomi syariah.

Setidaknya ada 3 sektor yang menjadi pilar utama yang harus dikuatkan, pertama adalah keuangan syariah, keuangan sosial, dan industri halal.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya