Harga Emas Berjangka Hari Ini Turun Lagi

Antara, Jurnalis
Kamis 07 April 2022 07:15 WIB
Harga emas berjangka turun (Foto: Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Harga emas berjangka kembali tergelincir pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB). Harga emas turun menjelang rilis risalah pertemuan Federal Reserve Maret, namun daya tarik logam sebagai investasi yang aman dan lindung nilai inflasi mengimbangi kenaikan suku bunga 50 basis poin yang diharapkan oleh bank sentral AS.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange, melemah USD4,4 atau 0,23%, menjadi ditutup pada USD1.923,10 per ounce.

"Perdagangan emas sedikit lebih rendah antara sekarang dan penutupan hari ini, tetapi benar-benar tidak ada kejutan besar pada risalah (Fed) itu," kata ahli strategi pasar senior RJO Futures Bob Haberkorn, menambahkan bahwa penurunan emas terbatas.

"Pasar mengharapkan kenaikan setengah poin itu."

Pejabat Fed mencatat bahwa satu atau lebih kenaikan 50 basis poin dalam kisaran target dapat sesuai pada pertemuan mendatang, yang berikutnya adalah pada Mei, terutama jika tekanan inflasi tetap tinggi atau meningkat, menurut risalah rapat kebijakan 15-16 Maret.

The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin setelah pertemuan Maret mereka, dan risalah menunjukkan bahwa efek ekonomi dari invasi Rusia ke Ukraina pada akhir Februari mencegah kenaikan 50 basis poin.

Naiknya suku bunga AS dan imbal hasil yang lebih tinggi meningkatkan peluang kerugian memegang emas, yang juga digunakan sebagai lindung nilai terhadap kenaikan inflasi.

Namun demikian. harga emas bisa terus naik untuk dua kuartal berikutnya, karena The Fed tidak akan mampu menaikkan suku bunga cukup cepat untuk memerangi inflasi yang tinggi, Haberkorn menambahkan.

Sementara itu, dolar yang melonjak ke tertinggi hampir dua tahun meredupkan daya tarik emas.

"Masih ada beberapa hal yang dapat memicu reli emas lainnya. Inflasi terus meningkat melampaui ekspektasi saat ini, pembicaraan Ukraina-Rusia runtuh atau resesi," kata Craig Erlam, analis pasar senior di OANDA.

Investor menghabiskan sebagian besar sesi perdagangan untuk masuk dan keluar dari posisi menjelang rilis risalah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) Maret, yang dirilis tak lama setelah pasar tutup.

Risalah menunjukkan bahwa Federal Reserve berencana mengurangi neraca sebesar 95 miliar dolar AS per bulan, yang dapat dimulai segera setelah Mei. Banyak pejabat Federal Reserve menginginkan kenaikan suku bunga 50 basis poin pada Maret tetapi menerima langkah yang lebih kecil karena konflik Rusia-Ukraina.

Emas bergerak naik dalam perdagangan elektronik setelah rilis risalah pertemuan FOMC Maret.

Untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei turun 7,6 sen atau 0,31%, menjadi ditutup pada USD24,458 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun USD20 atau 2,06%, menjadi ditutup pada USD953,10 per ounce.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya