"Kalau rencana ke depan memang masih banyak di INA. Salah satunya jalan tol ini, kami juga ada kerja sama untuk melakukan kerja sama di pelabuhan. Lalu juga di geothermal, health care dan beberapa proyek lainnya," kata dia.
Presiden Jokowi mengaku senang karena kesepakatan INA dan Hutama Karya misalnya telah membuat Proyek Jalan Tol Trans Sumatera selangkah lebih dekat.
"Dari Lampung sampai ke Aceh, 2.900 km. Kalau menghitung-hitung biayanya per kilometer Rp90-110 miliar. Kebutuhan anggarannya berapa, gede sekali," katanya menambahkan.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menjelaskan perjanjian induk antara INA dan Hutama Karya mencakup pembiayaan tiga ruas Tol Trans Sumatera yakni Medan-Binjai sejauh 17 km, Bakaheuni-Terbanggi 141 km, dan Terbanggi-Pematang-Kayu Agung 189 km.
Sementara INA dan Waskita Toll Road menyepakati dimulainya transaksi kedua pihak yang meliputi ruas tol Trans Jawa Kanci-Pejaga sejarak 35 km dan Pejagan-Pemalang 58 km.
"Hari ini diharapkan meningkatkan potensi investasi di Indonesia dan jalan tol. Jadi contoh untuk transaksi INA berikutnya dengan konsorsium ataupun sendiri," ujar Sri Mulyani.
(Taufik Fajar)