JAKARTA - Mudik Lebaran 2022 menjadi momentum kebangkitan ekonomi daerah. Ekonom Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Muzdalifah mengatakan pemerintah harus bisa memanfaatkan momen mudik Hari Raya Idul Fitri tahun ini untuk peningkatan perekonomian daerah secara maksimal.
"Semuanya sudah harus disiapkan saat ini guna menyambut kedatangan para pemudik mulai tata kelola objek wisata yang bagus, souvenir dan oleh-oleh dari pelaku UMKM dan sebagainya," kata dia dilansir dari Antara, Sabtu (16/4/2022).
Tahun ini seiring dengan makin terkendalinya penyebaran COVID-19 yang salah satunya disebabkan tingginya capaian vaksinasi, maka mudik diperbolehkan dan hasil proyeksi secara nasional diperkirakan ada lebih dari 79 juta orang melakukan perjalanan pulang kampung halaman untuk Lebaran bersama.
Muzdalifah menyebut keluar dan masuknya orang pada satu wilayah provinsi atau kabupaten dan kota bahkan antarpulau untuk mudik sangat berdampak, tidak hanya tentang pergerakan orang tetapi juga pergerakan uang dari daerah asal ke daerah tujuan dan sebaliknya.
Aliran penduduk yang masuk sebagai pemudik tersebut berdampak pada maraknya kegiatan perekonomian daerah, mengingat mereka yang melakukan tradisi ini biasanya orang yang berhasil secara finansial.
Selain itu karena momen mudik sudah direncanakan sejak awal, maka biasanya juga diiringi dengan kesiapan secara finansial pula. Apalagi Ramadhan juga dimanfaatkan sebagai bulan untuk berbagi, sehingga volume uang yang beredar di masyarakat bertambah.