Beberapa produk tersebut antara lain minyak bunga matahari, minyak sawit, pupuk dan biji-bijian. Selain harga pangan yang naik, pasokan berbagai produk pangan juga tidak menentu. Ukraina belum dapat mengekspor biji-bijian, pupuk dan minyak sayur, sementara konflik juga menghancurkan ladang tanaman dan mencegah musim tanam yang normal.
Pemerintah juga menuduh Rusia mencuri beberapa ratus ribu metrik ton biji-bijian dan menjualnya kembali. Kementerian luar negeri Rusia tidak segera menanggapi permintaan komentar CNBC.
“Seiring perang berlanjut, ada kemungkinan yang berkembang bahwa kekurangan pangan, terutama biji-bijian dan minyak sayur, akan menjadi akut, membuat lebih banyak negara beralih ke pembatasan perdagangan,” tulis analis PIIE Joseph Glauber, David Laborde dan Abdullah Mamun.
Baca Selengkapnya: Berikut Daftar Negara yang Larang Ekspor Bahan Pangan termasuk Indonesia
(Kurniasih Miftakhul Jannah)