Setelah melalui proses keberangkatan di asrama haji, jamaah haji dengan bus menuju sisi udara (airside) Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta untuk kemudian menuju koridor Terminal 2
koridor pusat di Terminal 2 berkapasitas sekitar 900 - 1.000 orang jamaah haji sebagai tempat menunggu para jamaah untuk memproses pre-clearance keimigrasian Arab Saudi melalui skema Makkah Route.
Menurut dia, Bandara Soekarno-Hatta adalah satu-satunya bandara di Indonesia yang dilengkapi fasilitas layanan dini pre-clearance kemigrasian Kerajaan Arab Saudi atau Makkah Route dengan jumlah 15 konter imigrasi Arab Saudi. Setelah itu jamaah haji kemudian menuju boarding lounge untuk siap berangkat ke Tanah Suci.
Selanjutnya, Bandara Kualanamu melayani keberangkatan 10 kloter dengan 3.854 orang jamaah haji dari Sumatera Utara. Proses keberangkatan termasuk keimigrasian dan keamanan dijalani di asrama haji, lalu jamaah dengan bus menuju sisi udara untuk naik pesawat.
Bandara Minangkabau melayani 2.883 orang jamaah haji di dalam 8 kloter dari Sumatera Barat dan Bengkulu. Proses keberangkatan jamaah termasuk keimigrasian dan keamanan dilakukan di asrama haji dan pemeriksaan bagasi penumpang di Terminal Kargo Bandara Minangkabau.
Bandara Sultan Iskandar Muda melayani keberangkatan 6 kloter dengan 2.023 orang jamaah haji. Kemudian Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II melayani keberangkatan 3.732 orang jamaah haji asal Sumatera Selatan dan Bangka di dalam 9 kloter.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)