JAKARTA - Kunjungan wisatawan ke Candi Borobudur bakal dibatasi demi menjaga kelestarian kekayaan sejarah dan budaya nusantara. Selain itu, konsep Candi Borobudur juga dikembangkan sebagai laboratorium konservasi cagar budaya bertaraf internasional.
Okezone merangkum fakta-fakta menarik terkait tiket Candi Borobudur dan rencana pembatasan jumlah kunjungan wisatanya, Minggu (5/6/2022):
1. Tiket Naik
Biaya USD100 untuk wisman. Turis domestik sebesar RP750.000 dan khusus untuk pelajar Rp5.000.
Baca Juga: Sandiaga Uno dan Bos Google Kolaborasi Ciptakan Lapangan Kerja
2. Jumlah Turis Dibatasi
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Panjaitan mengungkapkan turis yang ingin naik ke Candi Borobudur sebanyak 1.200 orang per hari.
3. Tujuan Pembatasan Turuin
"Langkah ini kami lakukan semata-mata demi menjaga kelestarian kekayaan sejarah dan budaya nusantara," ujar Luhut dikutip dari Instagramnya.
Baca Juga: Tiket Candi Borobudur Bakal Naik Jadi Rp750.000/Orang
4. Wajib Pakai Tour Guide
Semua turis juga nantinya harus menggunakan tour guide dari warga lokal sekitar Kawasan Borobudur. Hal ini dilakukan demi menyerap lapangan kerja baru.
"Sekaligus menumbuhkan sense of belonging terhadap kawasan ini sehingga rasa tanggung jawab untuk merawat dan melestarikan salah satu situs sejarah nusantara ini bisa terus tumbuh dalam sanubari generasi muda di masa mendatang. Telah disunting," ujarnya.
5. Harga Tiket Sebelumnya Rp50.000
Sebagai informasi, tiket masuk Candi Borobudur sebelumnya Rp50.000 untuk wisatawan lokal dan Rp25.000 bagi anak-anak. Sedangkan untuk tiket terusan Candi Borobudur dan Candi Prambanan sebesar Rp70.000 per orang.
6. Konsep Candi Borobudur
Dikembangkan sebagai laboratorium konservasi cagar budaya bertaraf internasional. Luhut menekankan sinergi antara konservasi dan pariwisata melalui mekanisme single authority agency sehingga Borobudur bukan hanya menjadi salah satu dari lima destinasi wisata super prioritas, tetapi juga destinasi wisata berkualitas.
7. Rute Bus Listrik
"Saya juga memastikan penerapan prinsip ekonomi biru, hijau, dan sirkular sudah mulai diterapkan sesuai dengan arahan Presiden @jokowi. Maka dari itu, mulai hari ini akan dilaksanakan uji coba penggunaan bus listrik sebagai shuttle bus kendaraan pariwisata," ujarnya,
Adapun rute perjalanan shuttle bus ini meliputi Borobudur-Malioboro-Prambanan. Dengan menggunakan kendaraan listrik dan EBT, semakin mempertegas komitmen Indonesia dalam penggunaan energi ramah lingkungan.
(Zuhirna Wulan Dilla)