"Harapan saya ini akan membuka suatu platform perjuangan ekonomi Islam baru. Di mana santri-santri ini akan menjadi lokomotif pembukaan lapangan kerja dan juga usaha-usaha di bidang digital dengan konten-konten yang baik dan ekonomi kreatif secara menyeluruh," katanya.
Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian menambahkan lewat Santri Digitalpreneur Indonesia 2022 ini diharapkan dapat menginspirasi santri-santri di Ponpes Modern Nurul Ikhlas untuk memajukan ekonomi umat. "Banyak hal-hal bermanfaat yang bisa dibawa dan diterima oleh santri-santri kita yang mudah-mudahan kita kembalikan lagi ke proses pergerakan kemajuan ekonomi umat dari masjid dan surau-surau di Sumatra Barat, khususnya di Tanah Datar," kata Richi.
Dalam kegiatan ini, Menparekraf Sandiaga didampingi oleh Staf Khusus Menparekraf Bidang Akuntabilitas, Pengawasan, Reformasi, dan Birokrasi, Irjen Pol Krisnandi; dan Direktur Aplikasi, Permainan, Televisi dan Radio Kemenparekraf/Baparekraf, Syaifullah.
Turut hadir pula Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatra Barat, Luhur Budianda; dan Pimpinan Ponpes Modern Nurul Ikhlas, Riza Muhammad.
(Zuhirna Wulan Dilla)