"Kemarin presiden dari UEA juga telah menyampaikannya komitmennya, sekitar USD20 bilions, jadi tidak perlu ada keraguan, itu sudah ada," ujar Bahlil dalam media Briefing di Surakarta.
Jika dirupiahkan maka komitmen negara Arab untuk melakukan investasi di IKN Nusantara atau kurang lebih sekitar Rp300 triliun.
Sedangkan kebutuhan dana pembayaran IKN yang disebutkan bahlil adalah sekitar Rp600 triliun kurang lebih.
Baca Selengkapnya: IKN Nusantara Mulai Dibangun Bulan Ini, UAE Siap Sumbang Dana Rp300 Triliun
(Taufik Fajar)