Ujicoba Penggunaan QRIS di Pesantren, Santri Jajan Cukup Difoto

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis
Sabtu 16 Juli 2022 14:48 WIB
Asiten Gubernur Bank Indonesia (Foto: Okezone)
Share :

BALI - Bank Indonesia (BI) bakal memperluas penggunaan Quick Response Indonesia Standard (QRIS) di pesantren. Nantinya, santri dan santriwati bisa menggunakan teknologi Face Recognition pengenalan wajah saat melakukan transaksi.

Perluasan tersebut bahkan menyasar pesantren yang per April 2022 jumlahnya ada 26.975 di seluruh Indonesia. Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Filianingsih Hendarta mengatakan, penggunaan teknologi face recognition pada QRIS akan mempermudah proses transaksi pembayaran di Pesantren karena selama ini santri dan santriwati tidak diperbolehkan untuk menggunakan handphone.

"Kita tahu di pesantren tidak memperbolehkan ustaz, santri membawa handphone. Jadi, kami memiliki sand box bersama dengan beberapa provider bank dan non bank. Kami akan menggunakan (teknologi) face recognition untuk mereka," ujar dia di Nusa Dua, Sabtu (16/7/2022).

Melalui teknologi ini, para santri dan santriwati ini hanya perlu memindai wajahnya lalu sistem akan langsung menghubungkan dengan data rekening yang dimiliki santri dan memotong uang yang dimiliki santri di rekening sesuai dengan jumlah yang akan dibayarkan.

Perluasan QRIS hingga pesantren diyakini bisa mencapai tujuan tersebut mengingat besarnya pangsa pasar di sana. Data Kementerian Agama (Kemenag) per April 2022 menunjukkan ada 2,65 juta santri di seluruh pesantren di Indonesia.

"Jadi itu yang kami sebut sebagai inovasi. Jika Anda tidak bisa membawa gawai maka kami hadirkan face recognition dengan QRIS dan instrumen lain untuk bertransaksi," kata Fili.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya