JAKARTA - Kebijakan work from office (WFO) dari work from home (WFH) kembali mulai marak seiring terkendalinya pandemi Covid-19. Lalu dengan kebijakan WFO, membantu meningkatkan pertumbuhan transaksi sewa ruang kantor, khususnya di area CBD (Central Business Disctrict) Jakarta?
"Alhasil, sektor perkantoran masih menemui berbagai tantangan untuk bangkit, meski beberapa transaksi masih bergulir untuk relokasi dan perpanjangan masa sewa, namun untuk ekspansi ruang kantor sebagai refleksi dari pengembangan bisnis tercatat masih sangat terbatas," ujar Senior Research Advisor Knight Frank Indonesia, Syarifah Syaukat lewat keterangan resmi yang diterima MNC Portal Indonesia, Jumat (19/8/2022).
Baca Juga: Tak Ada Lagi WFH, Karyawan Jabodetabek WFO 100%
Jakarta Property Highlight mencatat di periode paruh pertama tahun 2022, tingkat hunian sektor perkantoran masih terus terkoreksi di kisaran 73,3%, bahkan terdapat lebih dari 90% proyek perkantoran yang terpaksa masih harus menahan kenaikan harga sewa.
Selain itu tercatat pula tidak adanya penambahan pasokan baru bagi sektor perkantoran, sama seperti semester sebelumnya. Terdapat juga dua gedung perkantoran yang pada akhirnya menghentikan operasionalnya dikarenakan proses renovasi.
"Walau dengan berbagai tantangan, pasokan gedung perkantoran tetap mengalami pertumbuhan stok ruang kantor baru sejumlah tujuh proyek hingga 2023 di mana dua di antaranya merupakan gedung yang tahun lalu sempat tertunda konstruksinya," kata Syarifah.