Jika bank di Indonesia dikeluarkan dari SWIFT seperti sejumlah bank Rusia, maka bank asal RI tak bisa bertransaksi dengan dolar AS.
Sandiaga mengatakan bahwa regulator sektor keuangan sedang menghitung-hitung jika RI mengimpor minyak dari Rusia dan membayarnya dengan rubel.
Dia mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) setuju untuk mengimpor minyak dari Rusia karena harganya lebih murah daripada harga pasar internasional.
"Rusia nawarin ke kita, eh lu mau nggak, India sudah ambil nih minyak kita harganya 30% lebih murah daripada harga pasar internasional. Kalau buat teman-teman CEO Mastermind ambil nggak? Ambil. Pak Jokowi pikir yang sama, ambil," ujar Sandiaga.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)