Subsidi BBM Dikurangi, Erick Thohir: Untuk Masa Depan Negara Kita

Suparjo Ramalan, Jurnalis
Rabu 07 September 2022 20:10 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Okezone.com/KBUMN)
Share :

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menilai pengurangan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) harus dilakukan. Sebab pemerintah mengerjar realisasi Proyek Strategi Nasional (PSN) dan program pemberdayaan rakyat.

Anggaran pengurangan subsidi BBM bisa dialokasikan untuk sejumlah Proyek Strategi Nasional, pendidikan, dan program kesejahteraan rakyat. Langkah ini harus diambil karena Indonesia harus menyiapkan diri menghadapi perubahan dinamika global.

"Jadi pengurangan subsidi BBM dilakukan pemerintah supaya tadi, Proyek Strategi Nasional bisa berjalan untuk pembukaan lapangan pekerjaan, dan juga untuk masa depan negara kita, yang tidak mungkin dalam situasi global saat ini kita tidak menyiapkan diri," ungkap Erick saat ditemui Wartawan di Grha Pertamina, Rabu (6/9/2022).

Baca Juga: Erick Thohir Beberkan Bukti Subsidi BBM Dinikmati Orang-Orang Mampu

Menyusul subsidi BBM dikurangi pemerintah, Erick mengajak masyarakat agar lebih berhemat mengkonsumsi bahan bakar. Menurutnya sudah waktunya masyarakat dan pemerintah berhemat dan mengalokasikan anggaran kepada program yang dinilai lebih substantif

"Masyarakat sendiri sudah mulai berhemat, sudah waktunya kita berhemat, lebih baik digunakan untuk biaya pendidikan, kesejahteraan keluarga, yang pemborosan kita alihkan ke tempat lain (program)," tutur dia.

Baca Juga: Erick Thohir Pantau Stok dan Antisipasi Kebocoran BBM

Pertumbuhan makro Indonesia pada semester II/2022 mencapai 5 persen, lanjut Erick, harus dipertahankan atau didorong. Polanya dengan memperluas lapangan kerja baru. Cara ini bisa dilakukan apabila sejumlah mega proyek pemerintah bisa direalisasikan dengan baik.

"Kita tidak mau dengan posisi kita (ekonomi nasional) tumbuh 5 persen, apalagi pembukaan lapangan kerja harus dilakukan, kita akhirnya tidak mentransformasi diri kita, ini yang kita lakukan bersama-sama," katanya.

Pemerintah perlahan telah mengurangi subsidi BBM. Hal ini dilihat dari pemangkasan pagi anggaran untuk subsidi energi pada 2023. Melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu), pemerintah memangkas dana kompensasi dan subsidi energi 2023 menjadi Rp336,7 triliun. Sebelumnya anggaran kompensasi dan subsidi energi mencapai Rp502,4 triliun.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya