Erick Thohir Optimistis Laba BUMN Capai Rp144 Triliun pada 2022

Suparjo Ramalan, Jurnalis
Rabu 14 September 2022 10:55 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Kementerian BUMN)
Share :

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir optimis keuntungan atau laba bersih perusahaan pelat merah pada 2022 mencapai Rp144 triliun.

Jumlah ini naik dari laba bersih tahun lalu yakni Rp124 triliun.

Erick mencatat dengan program transformasi yang dijalankan BUMN, maka target laba bersih perusahaan pada tahun ini bisa direalisasikan.

"Keuntungan BUMN sekarang, insya Allah tahun Ini naik menjadi Rp144 triliun. Ini hal yang saya rasa hasil transformasi ini ada," ujar Erick saat ditemui wartawan di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (14/9/2022).

 BACA JUGA:Minta Akselerasi Kendaraan Listrik, Erick Thohir Colek 84 BUMN

Sebelumnya, laba bersih BUMN dicatatkan sebesar Rp126 triliun, melesat 869% dari laba 2020 yakni Rp13 triliun.

Namun, Erick merevisi angka tersebut lantaran PT Garuda Indonesia Tbk juga mengoreksi laporan keuangannya.

"Kita yakin laba sendiri yang tadinya Rp13 triliun (2020) tumbuh menjadi menjadi Rp Rp124 triliun (sebelumnya Rp126 triliun) karena ada Garuda koreksi sedikit (laporan keuangan)," jelasnya.

Untuk pendapatan BUMN pada 2021 mencapai Rp1.983 triliun, setara dengan 99% dari pendapatan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pendapatan inipun akan diperkirakan naik hingga akhir tahun ini.

Sementara itu, kontribusi perseroan kepada negara selama 3 tahun terakhir mencapai Rp1.198 triliun. Naik Rp68 triliun lebih dari sebelumnya.

Meskipun prospek kinerja BUMN di tahun ini diperkirakan membaik, namun Erick meminta perseroan tetap waspada terhadap dampak resesi ekonomi global yang diperkirakan terjadi pada 2023 mendatang.

"Saya melihat prospeknya bagus, tetapi kita tetap waspada. IMF kemarin bicara 2023 ini akan resesi dunia. Banyak negara akan bangkrut, artinya apa? Ketika konsolidasi di dalam negeri kuat, eksternal fighter kita harus diperhitungkan karena inikan supply chain rantai pasok, nah ini kita mesti waspada, terlepas di tahun ini kita lihat bagus, 2023 kita harus waspada," jelasnya.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya