Gaji Tak Naik, 1.000 Karyawan di Bandara Ini Mogok Kerja

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis
Rabu 28 September 2022 13:13 WIB
Ilustrasi gaji. (Foto: Freepik)
Share :

“Pekerjaan di bandara dulunya adalah pekerjaan yang bagus. Mereka memiliki paket manfaat yang tidak dapat Anda temukan di banyak tempat lain. Tetapi para anggota harus mengambil pekerjaan sampingan di bandara untuk menambah penghasilan mereka,” tambahnya.

Mayoritas pekerjanya menghasilkan USD17,05 per jam, menurut serikat pekerja, hanya beberapa sen di atas upah minimum San Francisco USD16,99 per jam.

Saat ini ada upah minimum yang lebih tinggi sebesar USD19,15 per jam untuk pekerjaan di properti milik kota, termasuk bandara, tetapi serikat pekerja ini masih berada di bawah kontrak 2018.

Upah saat ini tidak memberikan upah yang layak huni di San Francisco Bay Area, kata serikat pekerja, dan upah jauh di atas tingkat minimum USD15 per jam yang berlaku ketika kontrak terakhir dinegosiasikan pada 2018.

Kontrak tersebut mencakup kesehatan yang dibayar penuh perawatan dan program pensiun tradisional.

“Saya mogok karena saya ingin berhenti dari pekerjaan kedua saya dan memiliki lebih banyak waktu dengan keluarga saya,” kata seorang barista di Peet’s Coffee dan Black Point Cafe Kristine Mauricio.

“Saya harus mengerjakan dua pekerjaan untuk menghidupi putra saya, dan itu berarti saya hampir tidak bisa bersamanya karena saya selalu bekerja. Gaji saya untuk satu jam kerja kurang dari harga satu kali makan. Itu 100% tidak adil,” lanjutnya.

Pemogokan telah meningkat di seluruh AS dan di berbagai industri sepanjang tahun ini.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya