Kliring Berjangka Catat Nilai Barang Resi Gudang Rp1,04 Triliun

Tim Okezone, Jurnalis
Kamis 06 Oktober 2022 11:21 WIB
Share :

JAKARTA - PT Kliring Berjangka Indonesia sebagai pusat registrasi resi gudang mencatat sampai dengan kuartal III nilai barang yang masuk dalam resi gudang mencapai Rp1,040 triliun atau meningkat 277% dibandingkan periode yang sama di 2021 sebesar Rp385,4 miliar.

Pertumbuhan nilai barang ini ditopang resi gudang komoditas gula dengan senilai Rp449 miliar dan timah dengan senilai Rp437 miliar. Pertumbuhan positif juga terjadi di nilai pembiayaan resi gudang, di mana di 2022 sampai dengan kuartal III mencapai Rp759,7 milliar.

Baca Juga: Begini Aturan Main Investasi Emas Digital di Indonesia

Nilai pembiayaan ini meningkat 353% dibandingkan periode yang sama di tahun 2021 dimana nilai pembiayaan resi gudang mencapai Rp215,1 miliar.

Dari sisi jumlah registrasi, tahun 2022 sampai kuartal III terjadi koreksi dari 481 RG di periode yang sama tahun 2021 menjadi 463 RG. Adapun dari sisi jumlah komoditas, di tahun 2022 sampai dengan kuartal III komoditas yang masuk ke resi gudang mencapai 13 komoditas, sedangkan di kuartal III 2021 jumlah komoditas yang masuk RG mencapai 14 komoditas.

Baca Juga: Kliring Berjangka Indonesia Catat Registrasi Resi Gudang Tumbuh 22%

Dari sisi volume barang, di tahun 2022 sampai dengan kuartal III tercatat volume sebanyak 49,429,830 kg, meningkat 498 % dibandingkan periode yang sama di tahun 2021 sebanyak 9,932,704 Kg.

“Pencapaian nilai resi gudang di atas Rp1 triliun ini merupakan angka tertinggi sejak resi gudang mulai berjalan di tahun 2008. Hal ini tentunya merupakan hal yang positif dalam pengembangan sistem resi gudang di Indonesia. Melihat banyaknya komoditas yang ada di Indonesia, kami optimis kedepan pemanfaatan resi gudang akan terus tumbuh,” ujar Direktur Utama Kliring Berjangka Indonesia Fajar Wibhiyadi, Kamis (6/10/2022).

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya